TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Setelah hilang selama sepekan, Raji, pria lanjut usia berusia 84 tahun, warga Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan tewas mengapung di Dam Pugak, Sungai Gulung Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Minggu (18/1/2025).
Saat ditemukan, Raji dalam keadaan telanjang dengan kondisi yang mulai membusuk. Diketahui, jasad pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang melintas di sekitar Dam tersebut sekitar pukul 16.45 WIB.
“Saksi melihat ada tubuh manusia tersangkut di aliran sungai, kemudian langsung melapor ke kepala desa dan Polsek Glagah,” kata Kapolsek Glagah, AKP Edi Jaka Supa’at, Senin (19/1/2025).
Setelah mendapat laporan, lanjut AKP Edi, petugas Polsek Glagah kemudian mendatangi TKP. Dalam melakukan evakuasi jenazah, Polisi berkoordinasi dengan Basarnas dan Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi dengan dibantu masyarakat setempat.
Proses evakuasi sempat terkendala, pasalnya posisi jasad berada di aliran sungai.
“Evakuasi berhasil dilakukan sekitar pukul 18.50 WIB dengan melibatkan petugas gabungan dan dibantu masyarakat,” jelas AKP Edy.
TKP tempat jasad lansia ditemukan. (FOTO : Polsek Glagah For TIMES Indonesia)
Setelah dilakukan dievakuasi, jasad dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, dengan tubuh yang sudah membengkak,
diperkirakan jasad tersebut sudah meninggal sekitar empat hari yang lalu, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Tak lama berselang usai dievakuasi, beberapa warga datang ke Instalasi Jenazah RSUD Blambangan. Mereka meyakini jasad tersebut adalah keluarganya yang sudah hilang beberapa hari. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan jenazah tersebut adalah Raji, keluarganya yang hilang.
"Setelah dilakukan pengecekan, benar jenazah tersebut merupakan anggota keluarganya yang hilang," terang AKP Edy.
AKP Edi menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, almarhum sudah dalam kondisi pikun. Dia meninggalkan rumah sekitar 7 hari yang lalu. Pihak keluarga pun sudah berupaya melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil.
"Pihak keluarga, menolak dilakukan visum pada korban. Kini jenazah sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,"ucapnya. (*)
| Pewarta | : Anggara Cahya |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |