https://banyuwangi.times.co.id/
Berita

Punya Ribuan Stok Blanko, Disdukcapil Banyuwangi Ajak Warga Rekam e-KTP

Selasa, 03 Februari 2026 - 16:33
Punya Ribuan Stok Blanko, Disdukcapil Banyuwangi Ajak Warga Rekam e-KTP Kartu Tanda Penduduk Elektronik. (FOTO: Ikromil Aufa/TIMES Indonesia)

TIMES BANYUWANGI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banyuwangi, memastikan ketersediaan blanko KTP elektronik (e-KTP) masih mencukupi. Per 3 Februari 2026 pagi, tercatat terdapat 8.503 keping blanko e-KTP yang siap digunakan untuk melayani masyarakat.

Data dari Disdukcapil, ketersediaan blanko ini tersebar di berbagai titik layanan, mulai dari Gudang Disdukcapil 3.500 keping, Mall Pelayanan Publik 449, Drive Thru Disdukcapil 20, Pasar Pelayanan Publik Rogojampi 598, Pasar Pelayanan Publik Genteng 434, dan Gerai Pelabuhan Muncar 285.

Selain itu, Mobil Keliling 161 keping, serta sejumlah kantor kecamatan seperti Wongsorejo 127, Singojuruh 482, Srono 484, Muncar 492, Siliragung 495, Glenmore 482, dan Cluring 494.

Dengan stok yang masih melimpah tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto, mengajak seluruh warga khususnya yang belum melakukan perekaman atau yang baru memasuki usia 17 tahun untuk segera mengurus e-KTP.

“Masyarakat yang belum perekaman bisa segera perekaman dan masyarakat yang sudah masuk usia KTP juga segera perekamana. Ibu Bupati Ipuk mengajak masyarakat menfaatkan stock blanko KTP yang tersedia,” kata Ustadi, Selasa (3/2/2026).

Disdukcapil Banyuwangi di bawah tongkat komando Ustadi, tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan. Berbagai program jemput bola terus digencarkan untuk mempermudah akses layanan kependudukan.

Salah satunya melalui program Pelangi Goes to School, yang menyasar pelajar usia 17 tahun agar bisa melakukan perekaman e-KTP langsung di sekolah masing-masing. Program ini dinilai efektif karena mendekatkan layanan kepada generasi muda yang baru pertama kali mengurus KTP.

Selain itu, layanan kependudukan juga dibawa lebih dekat ke masyarakat lewat program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Dalam program ini, Disdukcapil ikut hadir mendampingi Bupati, sehingga warga di daerah terpencil yang sulit menjangkau kantor kecamatan tetap bisa mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan dengan mudah dan cepat.

Tak berhenti di situ, Disdukcapil juga memiliki program GoDoc (Go on Document) yang difokuskan bagi warga lanjut usia dan penyandang disabilitas. Melalui program ini, petugas turun langsung ke rumah warga untuk melakukan perekaman data e-KTP.

“Ada juga program GoDoc, di mana petugas mendatangi langsung domisili warga lansia atau penyandang disabilitas yang kesulitan datang ke kantor pelayanan,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Banyuwangi itu.

Ustadi menegaskan bahwa perekaman e-KTP bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk pemenuhan hak dasar sebagai warga negara.

e-KTP, lanjut Ustadi, memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari validasi identitas, kemudahan mengakses layanan publik dan digital, hingga mencegah pemalsuan data.

Data e-KTP yang akurat juga mendukung pelaksanaan pemilu dan kebijakan pemerintah berbasis data. Di sisi lain, e-KTP menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem administrasi kependudukan yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis digital.

“Dengan layanan yang semakin mudah, cepat, dan gratis, kami berharap tidak ada lagi warga yang menunda perekaman e-KTP, apalagi saat stok blanko masih tersedia,” tutup Ustadi. (*)

Pewarta : Muhamad Ikromil Aufa
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banyuwangi just now

Welcome to TIMES Banyuwangi

TIMES Banyuwangi is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.