Tinggalkan Uang Tunai, Wisatawan TN Alas Purwo Harus Bayar Tiket Secara Digital
Salah satu pengunjung berfoto di depan pintu masuk Balai Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. (FOTO: Ikromil Aufa/TIMES Indonesia)

Tinggalkan Uang Tunai, Wisatawan TN Alas Purwo Harus Bayar Tiket Secara Digital

Pengelola Balai Taman Nasional (TN) Alas Purwo, Banyuwangi, mulai bertahap menghapus pembayaran tiket masuk menggunakan uang tunai. Kebijakan ini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi layanan, serta mendukung program pemerintah menuju transaksi

TIMES Banyuwangi,Kamis 30 Januari 2025, 15:56 WIB
39.1K
M
Muhamad Ikromil Aufa

BANYUWANGIPengelola Balai Taman Nasional (TN) Alas Purwo, Banyuwangi, mulai bertahap menghapus pembayaran tiket masuk menggunakan uang tunai. Kebijakan ini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi layanan, serta mendukung program pemerintah menuju transaksi nontunai.

Menurut Kepala Balai TN Alas Purwo, Agus Setyabudi, aturan pembayaran menggunakan sistem cashless payment atau nontunai, sebagai upaya untuk transparasi sekaligus meningkatkan kepercayaan wisatawan.

Balai TN Alas Purwo, mengimplementasikan pembelian tiket masuk kawasan dengan cashless payment diantaranya menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau mesin Electronic Data Capture (EDC).

“Dengan pembayaran melalui QRIS, proses transaksi lebih cepat, akurat, dan tentunya lebih transparan. Selain itu, wisatawan hanya perlu membayar sesuai nominal yang berlaku tanpa perlu mengurus uang kembalian,” kata Agus, Kamis (30/1/2025).

Pembayaran nontunai ini, lanjut Agus, berlaku bagi pengunjung yang masuk via pintu masuk Rowobendo dan Plengkung.

“Pengunjung kini dapat membayar tiket melalui berbagai platform seperti dompet digital, GoPay, OVO, Dana, atau mobile banking,” imbuhnya.

Bagi pengunjung tidak perlu khawatir soal sinyal internet saat hendak melakukan transaksi pembayaran. Pasalnya, Balai TN Alas Purwo sudah menyediakan WIFI gratis bagi wisatawan di loket pembayaran. 

Selain itu, bagi yang belum terbiasa dengan sistem pembayaran digital, petugas di loket siap membantu proses transaksi.

“Kami menyediakan panduan dan bantuan langsung bagi pengunjung, terutama yang masih awam dengan teknologi pembayaran digital. Tujuannya agar tidak ada yang terkendala saat masuk kawasan,” ucap Agus.

Sekedar diketahui, harga tiket tetap berlaku sesuai ketentuan sebelumnya. Untuk pintu masuk Rowobendo, Plengkung, dan Bedul yang berlaku ketentuan tarif masuk kelas 2 untuk Wisatawan Nusantara (Wisnus) pada hari biasa Rp 20 ribu dan Rp 30 ribu pada hari libur.

Sedangkan tarif tiket untuk Wisatawan Mancanegara (Wisman) untuk pintu masuk kelas 2 Rp 200 ribu pada hari biasa maupun hari libur.

Selain tiket masuk, wisatawan juga dikenakan tarif untuk akses roda 2 Rp 5 ribu, roda 4 Rp 10 ribu, roda 6 atau lebih Rp 50 ribu, dan sepeda Rp 2 ribu untuk hari biasa maupun hari libur. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhamad Ikromil Aufa
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.