Nekat Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banyuwangi Ditemukan Tewas Mengapung
TIMES Banyuwangi/Proses evakuasi nelayan yang ditemukan mengapung di Pantai Poncomoyo, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. (Foto: Polsek Pesanggaran for TIMES Indonesia)

Nekat Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banyuwangi Ditemukan Tewas Mengapung

Setelah tiga hari, jasad nelayan di Banyuwangi yang dikabarkan hilang saat melaut akhirnya ditemukan. ... ...

TIMES Banyuwangi,Senin 13 Februari 2023, 21:06 WIB
32.3K
A
Ahmad Sahroni (MG-431)

BANYUWANGISetelah tiga hari, jasad nelayan di Banyuwangi yang dikabarkan hilang saat melaut akhirnya ditemukan. Korban diketahui bernama Poniman (60), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Setelah mendapat info adanya sosok mayat terapung, tim SAR gabungan dengan dibantu warga sekitar lantas tancap gas melakukan penyisiran. Setelah ditemukan, ternyata mereka mengenali sosok pria nahas tersebut. Setelah dikenali lebih lanjut, ternyata benar dugaan mereka. Jasad yang mengapung tersebut iala Poniman, pria paruh baya yang sehari-harinya bekerja sebagai pencari ikan.

"Begitu mendapat kabar temuan mayat, kami bergerak ke lokasi. Ternyata, korban adalah nelayan yang hilang sejak tiga hari,” kata Kapolsek Pesanggaran, AKP Basori Alwi, Senin (13/2/2023).

AKP Basori menceritakan, sebelumnya salah satu nelayan sempat melihat sesosok mayat yang mengapung di perairan Teluk Ijo. Namun, karena ia tak berani melakukan evakuasi, penemuan tersebut kemudian diteruskan ke nelayan lain dan termasuk ke Kepolisian.

Setelah dilakukan penyisiran secara mendalam, jenazah korban ditemukan di Pantai Poncomoyo, Desa Kandangan. Tak menunggu lama, jasad korban langsung dievakuasi.

Mendapati hal tersebut, keluarga menolak untuk dilakukan visum pada jasad korban. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dengan dugaan sementara, korban tewas akibat kecelakaan laut. Karena memang, saat kejadian hujan lebat sedang mengguyur perairan selatan Banyuwangi yang dilanjutkan dengan datangnya terjangan ombak tinggi.

Poniman nekat berangkat melaut sendirian menggunakan perahu kecil. Setelah beberapa waktu tidak kunjung pulang, beberapa nelayan lain mencari keberadaan korban, nahas perahu kecil yang digunakan korban untuk melaut ditemukan dengan kondisi kosong tanpa nahkoda di dalamnya.

“Jenazah korban (nelayan di Banyuwangi) sudah diserahkan ke pihak keluarga,” pungkas, Kapolsek Pesanggaran, AKP Basori Alwi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Ahmad Sahroni (MG-431)
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.